DUKUNG ACEH MASUK 2 REKOR DUNIA TRAINING BAHASA INGGRIS 10.000 PESERTA

DUKUNG ACEH MASUK 2 REKOR DUNIA TRAINING BAHASA INGGRIS 10.000 PESERTA

Minggu, 11 Desember 2011

KESEMPATAN EMAS ACEH YANG TERABAIKAN, 2 REKOR DUNIA TERANCAM BATAL

Training B. Inggris Massal Terbesar Dunia (10.000 Peserta & 1000 Trainer) yang direncanakan masuk 2 rekor dunia Guinness & Amazing World Records masih terus bergulir dalam tahap persiapan. Diluar semua itu, sayangnya kegiatan yang langka ini, yang bukan merupakan hura-hura, sensasi, bisnis atau politik, malah terancam batal. Salah satu penyebabnya adalah karena kurang responnya Dinas Pendidikan Provinsi Aceh terkait dengan kegiatan yang seharusnya menjadi perhatian utama para pemerhati maupun pemangku jabatan di bidang pendidikan.
Padahal total dana yang dibutuhkan untuk kegiatan level internasional ini tidak melampau 1 miliar. Jumlah tersebut tidak seberapa dibandingkan dengan kegiatan taraf internasional lain dibidang seni, hiburan dan wisata yang bisa melebihi angka beberapa miliar.
Biaya ini juga tidak sepadan dibandingkan dengan hasil jangka pendek maupun jangka panjang yang akan diperoleh oleh masyarakat dan daerah khususnya dalam hal pendidikan. Terlebih kegiatan ini tidak hanya berhenti di satu hari saja, namun sustainable sampai beberapa bulan.
Pihak swasta, Bank, dan lembaga bisnis yang ada di Aceh pun hanya bisa mendukung secara moril dan acuh tak acuh karena mungkin acara ini tidak begitu menguntungkan mereka secara finansial.
Meskipun banyak mendapat kekecewaan dan penolakan disana-sini yang tidak etis jika kami sebutkan, putra-putri Aceh yang terpanggil hatinya tetap berinisiatif untuk menggadakan briefing & meeting untuk mempersiapkan acara tersebut demi pendidikan daerah. Dana yang adapun berasal dari dana pribadi yang hanya cukup untuk biaya administrasi perbanyakan proposal yang semakin banyak kami edarkan, semakin belum ada titik terangnya. Satu calon sponsorpun belum ada yang merespon proposal yang kami tawarkan, padahal telah melewati batas waktu konfirmasi yang ditetapkan.
Namun, kami tetap bersyukur pada Allah SWT, setidaknya tim kami yang sebagian besar mahasiswa masih sangat peduli dengan kegiatan ini. Kami juga ingin mengetuk kepedulian teman-teman dermawan atau donatur untuk mendukung kegiatan ini dalam bentuk apapun. Karena jumlah tidaklah penting, yang penting keikhlasannya. Dan kami tidak pernah mematok berapapun dan apapun yang akan dikontribusikan karena akan sangat kami hargai.
Terlebih kegiatan ini bukan untuk kami, namun untuk masyarakat dan akan kembali ke masyarakat yang mendukung baik secara moril ataupun materi. Dukungan dalam bentuk apapun akan sangat berarti.
Aceh dan Indonesia seharusnya bangga karena kegiatan belajar B. Inggris massal outdoor yang dapat mempersatukan seluruh kalangan (usia dini, siswa, mahasiswa, guru, dosen, pejabat, dll) di daerah seperti ini belum pernah dibuat sekalipun di negara-negara maju berbahasa Inggris maupun negara yang bukan berbahasa Inggris (berdasarkan riset melalui browsing dan pencarian data yang tim kami lakukan).
Sayangnya, kegiatan ini hanya menjadi sebuah ide besar yang bisa saja akan diadakan oleh daerah bahkan negara lain yang tidak pelit atas nama pendidikan. Meskipun suatu daerah ataupun negara akan sangat sulit menembus ketatnya seleksi Guinness untuk memecahkan rekor dunia. Sedangkan Aceh yang telah mendapatkan kesempatan emasnya didepan mata, masih acuh tak acuh dengan hasil besar yang akan diperoleh kedepan jika daerahnya diakui oleh dunia secara resmi. Terlebih kegiatan ini mengusung bidang pendidikan yang akan memajukan Aceh dan dapat secara drastis merubah citra Aceh yang sempat terpuruk karena konflik, tsunami maupun ganja.
Saat ini kami masih terus berusaha mendapatkan sponsor ataupun donatur yang sangat dinanti-nantikan. Acara tinggal 3 bulan lagi, namun total dana yang terkumpul dari sponsor, pemerintah maupun donatur sampai saat ini masih nol rupiah. Iya nol rupiah. Sangat miris. Mengingat kegiatan ini adalah level dunia dan waktu semakin sempit. Harusnya saat ini kami tidak perlu memikirkan dana, namun lebih memikirkan teknis acara.
Yang membludak hanya jumlah trainer yang mendaftar. Peserta pun cukup antusias mendaftar dan masih banyak lagi yang akan segera berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan kolosal terbesar dalam sejarah ini . Kami tidak tahu harus berkata apa kepada trainer dan peserta jika acara ini batal terlaksana.
Kami sangat sedih, karena acara pendidikan yang mulia seperti ini kurang mendapat dukungan dana. Kami akui strategi dan persiapan acara ini sudah sangat matang, cuma terhambat dimasalah dana. Meski demikian, tim telah memutuskan 24 Maret 2012 adalah tanggal acara (final) dengan prinsip 'apapun yang terjadi acara harus jadi!!!'.
Mohon doa dari kalian dan segenap masyarakat Aceh agar kegiatan kita semua ini dapat terwujud dan dapat mengangkat nama pendidikan Indonesia lebih tinggi lagi. Semoga doa teman-teman semua dapat menghapus semua kekecewaan dan membawa keajaiban...
Jika berkenan, kami juga ingin mengetuk hati teman-teman semua, untuk peduli pendidikan. Dukungan teman-teman berupa informasi, solusi, jaringan atau apapun akan sangat membantu. Mari kita bersama mewujudkan acara yang mendidik ini agar tidak terancam batal.
Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca curahan hati kami yang masih tetap semangat menyukseskan kegiatan ini...Buktikan ke dunia, Aceh pasti bisa!!! Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi???
Hub. CP 'Kegiatan Training B. Inggris Massal Berkelanjutan Masuk 'Guinness & Amazing World Records '
Al : 085297262361
Ady : 081377101057

Sabtu, 03 Desember 2011

CERITA KU DI ACEH INI

           Sebelumnya saya mohon maaf karena saya bukan seorang penulis yang baik, saya cuma ingin mencurahkan segala apa yang ada didalam hati saya. Perkenalkan nama saya Rian, 22 tahun lahir di Medan, SMP dan SMA di Pekanbaru,Riau dan menyeselaikan kuliah di Unsyiah Banda Aceh (Alhamdulillah, 9 semester tamat juga). Saya mengenal Aceh, dari  ayah saya sendiri yang berketurunan Aceh.

            2006 saya menginjakkan kaki saya ketanah serambi mekkah ini, dengan segala rasa ingin tau saya, tentang tsunami, tentang konflik dan gerakan kemerdekaan, tentang ganja, tentang syariat dan lain-lain.

  
Hmmm,,, mari kita bahas satu persatu dari hal yang pertama saya ingin ketahui...!!


Ganja, upss… bukan berarti diri saya memakai barang haram begituan,,,!!

Yaa.. diawali dengan mendengar berita bahwa saya akan ke aceh, teman-teman saya dari pekanbaru dan medan, dengan candaanya sudah minta ole-ole barang yang satu ini,, Nah, jujur saya baru tau hal gni dri mereka. Dan saat di aceh, beberapa kali saya mewakili kampus saya pergi ke luar aceh,, juga minta hal demikian. Sesuatu yach.. (kata syahrini). EMAAAANG GAK ADA YANG LAIN APAAA???

Next, tsunami.. yaaa,, ini bukan lagi bencana lokal ataupun nasional, ini bencana dunia,, Positifnya yaaa… Semua mata tertuju pada kita,, (mirip jingle sebuah produk ya??).

Banyak bantuan infrastuktur, rumah, jalan, gedung.. pelajar, mahasiswa, guru dan dosen banyak dapat beasiswa,, banyak keluarga dapat biaya, santunan,, Semua deh yang baik-baik,, Bencana di pantai, yang digunung pun juga dapat bagiannya,, Sangking banyaknya bantuan, banyak juga rakyat aceh terbantu menjadi seorang koruptor. (hayooo.. kalau marah,berarti merasa seperti itu).

Tak bisa dipungkiri, Bagaikan 2 mata uang logam.. Aceh Bangkit, Aceh Berprestasi dan Aceh memiliki segudang problema  baru dan PARAH.

Tentang Konflik dan Gerakan Kemerdekaan (Enggg.. i.. Enggggg….)

Nah, hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk saya ketahui,, Diawali dari sikap ketidakadilan pemerintah pusat, katanya… sehingga membuat segala aspek petumbuhan tidak berkembang, katanya… dan ini telah terjadi berpuluh-puluh tahun yang lalu, katanya… Padahal rakyat aceh telah menyumbangkan pesawat buat presiden pertama indonesia, Eiittsss.. ini bukan lagi katanya.. tapi kalimat ini selalu menjadi kata kunci bagi para calon pemimpin daerah. (haduuhh,, gak penting x bahas yang satu ini,melihat situasi politik aceh yang sekarang).

Yaaa intinya.. jika Aceh merdeka, apasih yang bisa Aceh ini andalkan??butuh waktu berapa lamaaaaaaa? (Hmm.. bukan maksudnya ngajak perang sama kalian semua ya.. ini mengingat kejadian yang terjadi sekarang ini.. begitu istimewanya aceh di perlakukan oleh Indonesia.. Eeehh, waktu pilkada, sesama kita pula berselisih.. pke ada teror segala lagi, Gak malu apa??)

  Lalu Syariat,, Wahh… yang untuk satu ini, gak berani berkomentar ah.. Rasanya semua orang bisa menilainya,, Ada yang bilang, peraturan untuk dilanggar, semakin diatur, semakin dilanggar.. whatever.. yang jelas harus ingat “Habblum minallah dan Habblum minannas”. Semua kembali ke diri sendiri.

Nah,, trus  apalagi ni yang kita bahas, tentang yang lain-lainnya??

Saya rasa gak akan ada habis-habisnya.. Lebih baik mari kita sama-sama mencetak sebuah prestasi.. Mencetak sejarah baru, bukannya terus menuntut-nuntut dari sejarah yang telah lalu.. Banyak hal lain yang bisa kita banggakan, Kita buktikan pada dunia bahwa kita bukan hanya kaum yang selalu diberi karena terkena bencana, kita bisa mandiri..

Jujur, aku bukan orang yang terlalu mencintai suatu daerah dimana aku tinggal, tapi aku selalu berusaha menjadi warga yang baik. Sangat disayangkan bila seluruh rakyatnya tidak memperdulikan kesempatan yang diberikan kedaerahnya, untuk melakukan sebuah perubahan...

Di Aceh ini, Kesenian..!!!! Budaya..!!! Ah.., saya rasa itu sudah cukup.. Ini saatnya pembuktian yang lain.. 

Mungkin sekarang, saatnya kita punya satu ide yang sama, Bagaimana dengan “Pendidikan???”

It’s about “BAHASA”!!!
Bahasa Inggris, bahasa internasional!!!
Bukannya Bahasa itu adalah alat pemersatu bangsa???

Bagitu banyak manfaat yang kita dapat, jika kita, rakyat aceh dapat mengusai bahasa internasional ini.
  
 Dan bayangkan jika ini dilakukan massal oleh 10ribu peserta dan 500 trainer dari sepenjuru dunia, dan kegiatan ini berlanjut hingga satu bulan, dan difollow up terus bertahun-tahun.

Dan apa yang kita lakukan ini, juga mendapat apresiasi besar oleh dunia, mendapat 2 rekor dunia sekaligus, “GUINNESS and AMAZING World Record 
  
SEBAGAI DAERAH BERPRESTASI BAHASA INGGRIS TERBESAR DI DUNIA

Helllooooo…. Kemana aj kita selama ini,, kita itu sudah lolos seleksi panitia Guinness dan Amazing nya loh.. tinggal mengundang mereka datang dan menjalan kan semuanya..

Apa kamu tak berpikir, bahwa seumur hidup, belum tentu kamu bisa mendapat penghargaan dunia ini.. dibidang pendidikan pula..

Sekali lagi Aceh akan dipandang oleh dunia, tapi bukan karena bencana atau hal negatif lainnya, tapi karena sebuah prestasi yang mendunia..

Biarkan lah dulu Pemda, pemerintah daerah, sibuk dengan segala regulasi dan birokrasi yang berbelit-belit, belum lagi urusan Pilkada yang tidak kunjung beres. 

Tapi selain itu, rakyat aceh pada kemana????

Oiiiii… Yuuukkk… mari sama-sama kita bergabung, bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan ini.

CERITA KU DI ACEH INI

(Aku yakin akan menjadi hal yang membanggakan)
 
       

  
 

Jumat, 02 Desember 2011

Mister English Club Mendapatkan Penghargaan MURI

Belajar bahasa Inggris yang diikuti oleh 1200 siswa di Alun-alun kota Sigli pecahkan Rekor Muri.
Sigli  Mister English Club (MEC), Minggu (27/3) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya melaksanakan kegiatan belajar bahasa Inggris terbanyak yang pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia.

 Penyerahan rekor MURI yang berlangsung di Alun-alun Kota Sigli tersebut diberikan oleh Nardi, tim penilai perwakilan dari Jaya Suprana.

Menurut Nardi, penghargaan spektakuler tersebut layak diberikan kepada MEC. Pasalnya, mereka berhasil menggelar kegiatan belajar bahasa Inggris yang diikuti oleh 1200 orang siswa, mahasiswa dan masyarakat umum di kabupaten Pidie.

Ini untuk pertama kalinya di Indonesia, dan harus dicatat di Museum Rekor Indonesia, kata Nardi, kemarin, saat menyerahkan penghargaan yang diterima oleh Mr Rusdi, selaku ketua panitia dan inisiator MEC.

Selasa, 29 November 2011

Publikasi Rekor Dunia di Taman Sari

Seorang Tim sedang membagikan brosur pendaftaran rekor dunia kepada pengunjung yang ada di taman sari Banda Aceh.
 Masyarakat Aceh sangat antusias dengan pembagian brosur yang dilakukan oleh tim rekor dunia.


 Photo pengunjung taman sari Banda Aceh sedang membaca brosur yang dibagikan oleh tim Rekor dunia.
Photo bersama yang dilakukan tim Rekor Dunia setelah pembagian brosur.

Dukung Aceh Masuk 2 Rekor Dunia

Aceh dikenal krn tsunami, konflik, bhkan ganja...Mari kita ubah citra Aceh dgn 'Dukung Aceh Masuk 2 Rekor Dunia Sekaligus: 'Guinness World Records' & 'Amazing World Records'.

Bidang TRAINING B.INGGRIS 10.000 PESERTA & 500 TRAINER SEDUNIA, di Lap. Blang Pdg, B. Aceh, Sabtu 24 Mar 2012 pkl 14.30 s/d 18.00 pm & follow up 1 bln.

Cuma 20rb, dapat 2 sertifikat dunia, modul, snack & drink + ilmu. Dftar di Mister English Club, peraih MURI. Deretan Hotel Hermes. Batas 29 des 2011
cp. 081377101057